• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Keturunan Elit Terpuruk: Menolak Eksploitasi Nama Orang Tua Demi Sukses

img

Promovision.org Mudah mudahan kalian sehat dan berbahagia selalu. Dalam Opini Ini mari kita diskusikan Keturunan Elit, Sukses yang sedang hangat. Tulisan Yang Mengangkat Keturunan Elit, Sukses Keturunan Elit Terpuruk Menolak Eksploitasi Nama Orang Tua Demi Sukses simak terus penjelasannya hingga tuntas.

Soesalit: Menolak Warisan Politik Kartini

Dalam buku Kartini (2024) karya Wardiman Djojonegoro, terungkap bahwa Soesalit, putra Kartini, memiliki hak untuk menggantikan ayahnya sebagai bupati. Namun, Soesalit memilih untuk menolak kesempatan tersebut.

Keputusan Soesalit ini didasari oleh keinginannya untuk tidak memanfaatkan nama besar ibunya untuk meraih kesuksesan. Ia lebih memilih untuk membangun jalannya sendiri.

Menurut Sitisoemandari Soeroto dalam buku yang sama, banyak saudara yang mendesak Soesalit untuk menerima jabatan bupati. Namun, ia tetap teguh pada pendiriannya.

Begitulah keturunan elit terpuruk menolak eksploitasi nama orang tua demi sukses yang telah saya jelaskan secara lengkap dalam keturunan elit, sukses, Terima kasih atas perhatian Anda selama membaca tetap konsisten dan utamakan kesehatan keluarga. Mari sebar informasi ini ke orang-orang terdekatmu. Terima kasih

Special Ads
© Copyright 2024 - promovision.org
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads